Yuk Nulis, Inspirasi Ada Dimana-mana!

Bedah Buku Wow, Aku Bisa Menulis!

Jember- PD IRM Jember sukses mengadakan bedah buku dan pelatihan menulis bagi remaja dalam sela-sela pelatihan kader Taruna Melati II di Universitas Muhammadiyah Jember yang berlangsung mulai 19 Maret 2008 hingga 23 Maret 2008. Buku yang dibedah adalah Wow, Aku Bisa Menulis terbitan PP IRM. Bertindak sebagai pembicara Washian Bilhaq Fani Dirgantara dari PP IRM dan Suyono, M. Hum, dosen Jurusan Komunikasi, Fakultas ISIPOL, Universitas Muhammadiyah Jember, mantan wartawan senior Surabaya Pos sekaligus ketua LPI PD Muhammadiyah Jember.

Fani memaparkan isi buku secara ringkas tentang bagaimana memotivasi diri untuk menulis, bagaimana menulis yang menyenangkan, tertib menulis diary, cara mudah tuk jadi penulis, tips ketika kehabisan ide dalam menulis, manfaat menulis, karya abadi walaupun sudah meninggal. “Kartini itu sampai saat ini dikenal sebagai pahlawan emansipasi, padahal di zamannya banyak tokoh perempuan yang sudah melakukan pemberdayaan, seperti Dewi Sartika bahkan Nyi Ahmad Dahlan. Yang membedakan Kartini itu menulis,” tegas Fani. Pada akhir acara fani berpesan kepada peserta bedah buku, “Jika Kamu Mau jadi penulis pintar, lakukanlah mulai dari sekarang, mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang terkecil.

Sementara itu, Suyono, M. Hum. berbagi cerita tentang perjalananya meraih Prapanca Award, penghargaan Jurnalistik tertinggi di Jawa Timur. Beliau berusaha menulis sebaik-baiknya. Tahun 1995 juara 3, tahun 1996 juara 2, dan tahun 1997 beliau berhasil meraih juara 1.

Pemaparan pembicara membuat peserta berebut pertanyaan terkait tips senang membaca dan menulis, menjaga kepercayaan terhadap wartawan, dan pertanyaan lainnya. “Baca, lalu tulis, tulis, buku panduan seperti Wow, Aku Bisa Menulis memang bagus ketika dibaca, tetapi tidak serta merta mampu membuat Anda mampu menulis, kan? Maka, cobaah menulis. Itu kuncinya,” Suyono,M.Hum berbagi tips.

Pada sesi pelatihan menulis yang dipandu oleh Sukarni dari majalah Kuntum tips praktis penulisan. Mulai dari penggalian ide, penajaman materi, dan penulisan. “Jika ingin menulis terkait flu burung, harus tahu apa itu flu burung dan data lain yang terkait yang diakses lewat membaca koran, majalah, internet, atau buku,” saran Sukarni.

Dalam pelatihan tersebut disimulasikan pelatihan menulis cerpen yang dilanjutkan lomba pembacaan cerpen. Lewat judul “Ibuku Pembunuh” kelompok 2 yang diwakili Wati dari Probolinggo mendapatkan bingkisan dari panitia dalam lomba cerpen. Selain itu, ada dua peserta yang berinisiatif membaca puisi, alhasil suasana kompetisi bertambah semarak hingga akhir acara.

3 thoughts on “Yuk Nulis, Inspirasi Ada Dimana-mana!”

  1. askum…
    aku rio dari IRM banyuwangi
    yang kemarin ikut PKTM II di jenber
    tolong donk kirimin foto2 PKTM II
    di e-mail q (riofirmansyah_suryasaputra@yahoo.co.id)
    and kapan kita kumpul lagi cos aq seneng banget klo sering masalah organisasi.
    BLZ WJB.

  2. mas tak tunggu dilampung ya…..pokok nya TMU harus hadir…..dan nanti tinggal dilampungnya agak lama ya…! biar pulangnya bwa sesuatu………tau kan sesuatu itu apa…? he..he..he…….melahirkan kader2 baru gitu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s