Menantimu

Aku menantimu di keheningan malam

Aku menantimu di derasnya hujan

Aku menantimu di teriknya matahari

Aku menantimu dalam angan angan

Cintaku padamu seputih salju

Cintaku padamu seluas samudera

Cintaku padamu setinggi awan

Cintaku padamu seindah rembulan

Kau pergi dariku tanpa alasan

Kau pergi dariku tanpa meninggalkan pesan

Kau pergi dariku untuk selama lamanya

Kau tinggalkan aku seperti ini

Kau tinggalkan aku sepi sendiri

Aku mencintaimu dengan sepenuh hati

Kau meninggalkanlku tanpa alasan pasti

Aku menunggumu sampai kau kembali

Tapi semua itu takkan terjadi…

Karna kau sekarang sudah beristeri

Semoga bahagia…..

Aku kan mencari pengganti dirimu

Yang lebih baik dan mencintaiku

3 thoughts on “Menantimu”

  1. Fan, knp kamu blm tobat..??

    Masa’ puisimu:

    Aku menunggumu sampai kau kembali
    Tapi semua itu tak kan terjadi
    Karena kau sudah beristri..

    Lha yg kamu tunggu tuh cowo?
    Aduh fan… Segera lah bertobat! Hahahahahaaa…

  2. He…he… iya je… aq nunggu aad tpi dah direbut sm km, yah jadinya aku cari penggantiku yang lain deh (yu2n). habis aku di hianati, coz aku kesepian dah ga pernah di servis lagi he…he… (becanda). Hayo… Cemburu ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s