Astronot Merekam Supernova

Satu tim astronot untuk pertama kali menyaksikan bagaimana sebuah bintang mati dan meledak menjadi supernova. Mereka berharap fenomena alam yang terekam dalam kamera itu bisa dipelajari bagaimana proses terjadinya. Secara kebetulan, mereka berhasil merekam ledakan saat menyaksikan bagian lain dari galaksi dan sedang mengatur arah teleskop sesuai instruksi. ”Selama beberapa tahun kami bermimpi menyaksikan bintang saat meledak. Ini benar-benar keberuntungan dapat menyaksikan momen itu,” kata Alicia Soderberg dari Universitas Princeton, Ketua Tim Internasional, yang beranggotakan 39 astronot, kepada AFP, Kamis (22/5) di Paris. ”Kami berada di tempat yang benar, pada waktu yang benar, dengan teleskop yang benar, dan telah jadi saksi sejarah,” ujarnya. Supernova adalah bintang yang mati, tetapi lebih besar dibandingkan matahari Bumi. Pada awalnya, ledakan itu terjadi di bagian luar, kemudian menuju bagian dalam dan membentuk kepadatan yang ekstrem berupa bola dingin. Kadang kala, menghasilkan bintang neutron dan kadang sebuah lubang hitam (black hole). Tim astronot itu melihat lintasan benda angkasa dan jadi saksi kematian bintang supernova 2008D, yang ditemukan di satu bagian dari galaksi spiral NGC 2770, berjarak 88 juta tahun cahaya dari Bumi. ”Dengan menggunakan sebagian besar teleskop radio, optikal, dan X-ray, baik yang ditempatkan di atas tanah maupun di luar angkasa, kita dapat mengobservasi evolusi dari ledakan sejak dimulai,” kata Edo Berger dari Universitas Princeton. Setelah dikonfirmasi, peristiwa itu memang merupakan ledakan besar X-ray yang menandai kelahiran sebuah supernova. Soderberg dan timnya mengamati NGC 2770 dengan menggunakan teleskop X-ray pada satelit NASA seperti dilaporkan dalam jurnal Nature. Tim ilmuwan internasional itu sibuk melihat dengan teleskop, di antaranya Observatori X-ray Chandra, teleskop Hubble Space, teleskop Keck I di Hawaii, Observatori Palomar di California, dan teleskop radio. Mereka berharap dapat mengumpulkan informasi yang akan membantu astronot menangkap supernova lain dengan lebih cepat. ”Instrumen astronomikal yang direncanakan pada masa depan diharapkan bisa menguak misteri ledakan itu terjadi secara keseluruhan,” kata Soderberg. ”Sejauh ini, observasi itu merupakan contoh terbaik apa yang terjadi ketika sebuah bintang mati dan bintang neutron lahir,” ujar Kim Page dari Universitas Leicester, yang memimpin analisis X-ray. (AFP/Reuters/EVY)

Sumber : Kompas (23 Mei 2008)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s